Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kesepian emosional yang dialami mahasiswa perantau, khususnya pada konseli AP yang berasal dari budaya Minangkabau dan tinggal di kos selama menempuh pendidikan. Kesepian muncul bukan hanya karena kondisi fisik yang sendiri, tetapi juga karena kurangnya kedekatan emosional dengan orang tua, hilangnya figur tempat bercerita, serta keterbatasan hubungan sosial di lingkungan tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan... Read More
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya tekanan perfeksionisme pada individu akibat tuntutan keluarga dan budaya yang mengharuskan seseorang selalu berhasil dan tidak boleh gagal. Tekanan tersebut dapat menimbulkan berbagai masalah psikologis seperti kecemasan, overthinking, stres emosional, serta gangguan tidur. Pada budaya Mandailing, nilai tentang menjaga kehormatan keluarga dan keberhasilan anak menjadi salah satu faktor yang memengaruhi terbentuknya tekanan perfeksionisme.... Read More
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya interaksi sosial dalam lingkungan multikultural yang sering menimbulkan perbedaan gaya komunikasi, sehingga berpotensi menyebabkan miskomunikasi antarindividu. Dalam konteks tersebut, ditemukan fenomena pada konseli SB yang menunjukkan kecenderungan komunikasi tidak langsung, sikap menghindari konflik, serta orientasi kuat terhadap harmoni sosial yang khas budaya Jawa. Kondisi ini menjadi perhatian karena perbedaan gaya komunikasi dapat... Read More